Kementerian Luar Negeri Iran menuduh AS menunda serangan untuk merencanakan aksi militer lainnya.

Foto: AP Photo / Alex Brandon
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Iran tidak mengadakan negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat. Menurut kementerian tersebut, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kontak produktif antara kedua pihak dengan tujuan menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militernya.
“Negara-negara di kawasan ini mengajukan inisiatif untuk mengurangi ketegangan, dan tanggapan kami terhadap semuanya jelas: kami bukanlah pihak yang memulai perang ini, dan semua permintaan ini harus ditujukan kepada Washington,” kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip oleh kantor berita Mehr.
Donald Trump mengumumkan hari ini bahwa, setelah melakukan kontak dengan Iran selama dua hari terakhir, ia telah menginstruksikan Pentagon untuk tidak menyerang infrastruktur energi Iran selama lima hari ke depan. Keputusan selanjutnya akan bergantung pada hasil “pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung,” jelas presiden Amerika itu.
