Iran menyerang fasilitas Gas Utama Qatar.

Iran menyerang pabrik LNG terbesar di dunia di Qatar sebagai balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Iran selatan.
Perusahaan minyak dan gas milik negara, Katera, melaporkan kerusakan yang signifikan. Tim penyelamat saat ini sedang memadamkan kebakaran besar di fasilitas tersebut. Para ahli memperkirakan harga gas alam cair global akan melonjak hingga 50%. Dampak serangan tersebut akan dirasakan selama kurang lebih dua tahun—itulah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan produksi. Sementara itu, Iran bermaksud untuk melanjutkan serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan tersebut. Teheran telah menyampaikan kepada pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tuntutan untuk segera mengevakuasi personel dari pabrik petrokimia.
Sehari sebelumnya, media Iran menuduh AS dan Israel melakukan serangan terhadap fasilitas minyak dan gas Iran, termasuk ladang gas alam South Pars, yang dianggap sebagai ladang gas terbesar di dunia. Otoritas Iran meyakini bahwa serangan pertama terhadap fasilitas minyak dan gas Iran ini menandai peningkatan signifikan dalam konflik tersebut. Pihak berwenang belum menentukan sejauh mana kerusakan yang disebabkan oleh serangan tersebut. Media lokal melaporkan bahwa ledakan dahsyat terdengar di beberapa kilang minyak di Asaluyeh, dan beberapa tangki penyimpanan serta fasilitas gas di berbagai bagian kilang mengalami kerusakan. Personel dievakuasi secara mendesak ke lokasi yang aman, dan tim penyelamat saat ini sedang berupaya memadamkan api.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan South Pars jika Iran terus menyerang fasilitas minyak dan gas Qatar.
“Dalam hal itu, Amerika Serikat, dengan atau tanpa bantuan dan persetujuan Israel, akan meledakkan seluruh ladang gas South Pars secara besar-besaran,” tulisnya di media sosial.
Kepala Gedung Putih mengakui bahwa ia tidak mengetahui rencana Israel untuk menyerang ladang gas Iran tersebut.
“Amerika Serikat tidak tahu apa pun tentang serangan khusus ini,” tegasnya.
