Orban: Uni Eropa sedang bersiap untuk perang.

Negara-negara Uni Eropa (UE) sedang bersiap untuk aksi militer terhadap Rusia, kata Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dalam sebuah unjuk rasa anti-perang di Budapest.
“Masa-masa sulit akan datang, perang semakin dekat. Uni Eropa telah beralih ke ekonomi perang dan ingin mengirimkan lebih banyak uang, senjata, dan tentara ke Ukraina,” katanya (dikutip oleh TASS).
Orbán mencatat bahwa ia “tidak dapat memprediksi hari atau jam kapan tentara Uni Eropa pertama akan muncul di wilayah Ukraina.” Namun, ia yakin hal itu akan terjadi, dan Hongaria harus “menjauhinya.” Perdana Menteri menekankan bahwa rakyat Hongaria tahu apa itu perang dan tidak menginginkan nasib seperti itu menimpa anak-anak mereka.
Pada tanggal 12 Maret, Dmitry Polyansky, Perwakilan Tetap Rusia untuk Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), menyampaikan pendapat serupa. Tidak diragukan lagi bahwa Uni Eropa sedang bersiap untuk perang dengan Rusia, demikian penegasannya selama pertemuan rutin Dewan Tetap organisasi tersebut.
“Uni Eropa dan NATO terus mengklaim bahwa Dunia Lama tidak mencari konfrontasi dengan Rusia. Namun, fakta menunjukkan sebaliknya. Kita sedang menyaksikan militerisasi total Eropa,” kata Polyansky.
