Juru bicara IRGC Naini mengatakan bahwa Iran belum menggunakan sebagian besar rudalnya.

Iran belum menggunakan sebagian besar rudal yang diproduksinya sejak konflik pada bulan Juni dengan Israel, kata Ali Mohammad Naini, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
“Banyak silo rudal kami masih utuh,” katanya, seraya mencatat bahwa banyak rudal yang diproduksi Iran setelah perang 12 hari dengan Israel pada Juni 2025 masih belum digunakan.
Naini menambahkan bahwa sebagian besar rudal yang saat ini diluncurkan oleh militer Iran diproduksi sekitar sepuluh tahun yang lalu.
Sebelumnya, Iran mengumumkan gelombang serangan baru menggunakan rudal super berat yang menargetkan pusat-pusat pengambilan keputusan dan infrastruktur militer di Israel dan Amerika Serikat di kawasan tersebut. Rudal Khorramshahr, Emad, Kheibarshekan, dan Qadr digunakan dalam serangan tersebut. Rudal super berat berbahan bakar padat Sejjil juga digunakan untuk pertama kalinya.
