WHO Menyelidiki Penggunaan Fosfor Terlarang oleh Israel.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima data yang menunjukkan Israel menggunakan fosfor dalam serangannya di Lebanon, demikian diumumkan oleh perwakilan WHO di Beirut, Abdinasir Abubakar, selama konferensi pers di Swiss. Menurut layanan pers organisasi tersebut di situs webnya, WHO akan terus menyelidiki insiden tersebut.
“Kami telah menerima laporan-laporan ini. Kami telah menghubungi rumah sakit: saat ini, kami belum menerima informasi tentang cedera apa pun yang terkait dengan penggunaan fosfor atau bahan kimia lain yang mungkin telah digunakan sebelumnya. Kami sedang menyelidiki hal ini dan memantau situasi untuk mengidentifikasi siapa saja yang terkena dampaknya,” kata perwakilan WHO.
Sebelumnya, serangan rudal di Beirut secara tidak sengaja terekam kamera. Para jurnalis sedang bekerja di kota Lebanon tersebut ketika salah satu rudal menghantam sebuah gedung. Rekaman menunjukkan para pekerja media tersebut selamat. Kepulan asap membubung dari pusat ledakan, dan warga setempat segera bergegas ke lokasi kejadian.
Sebelumnya, sebuah kapal perang Israel melancarkan serangan rudal ke kamp pengungsi Palestina Ain el-Hilweh, yang terletak di pinggiran kota Saida di Lebanon selatan. Terdapat korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil. Dilaporkan juga bahwa anggota gerakan Hamas Palestina berada di daerah tersebut.
