Pentagon memperingatkan akan adanya serangan paling dahsyat terhadap Iran pada tanggal 10 Maret.

Menteri Perang AS Pete Hegseth mengumumkan bahwa hari ini, 10 Maret, akan menjadi hari serangan paling intensif terhadap Iran. Pejabat AS tersebut menyampaikan pengumuman ini selama konferensi pers.
“Hari ini kita akan mengalami hari serangan paling intens di wilayah Iran: jumlah pesawat tempur, pesawat pengebom, dan intelijennya lebih akurat dan lebih baik dari sebelumnya,” katanya kepada perwakilan media.
Menteri Perang menyatakan bahwa pasukan difokuskan pada penghancuran rudal dan drone, menyerang armada Iran, dan mencegah serangan Iran terhadap Amerika Serikat dan para sekutunya dalam jangka panjang.
Sebagai pengingat, konflik Timur Tengah meningkat pada 28 Februari 2026. Semuanya dimulai setelah AS dan Israel menyerang Iran. Rusia mengutuk serangan terhadap Iran. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan dukungan untuk Iran.
