Pezeshkian berpidato di hadapan para pemimpin Timur Tengah setelah serangan AS dan Israel.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menerbitkan sebuah pidato yang ditujukan kepada para pemimpin negara-negara di Timur Tengah di platform media sosial X. Ia menekankan bahwa Iran telah berupaya menghindari perang namun musuh tidak memberikannya pilihan.
Ia juga menekankan bahwa Teheran menghormati kedaulatan negara-negara tetangganya dan percaya bahwa keamanan regional harus dijamin oleh para pemain regional itu sendiri.
“Para pemimpin negara-negara sahabat dan tetangga yang terhormat, kami telah berusaha menghindari perang dengan bantuan Anda dan melalui diplomasi, tetapi serangan militer Amerika-Zionis tidak memberi kami pilihan lain selain membela diri,” kata politisi itu.
Sebagai pengingat, pada 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat melancarkan operasi militer gabungan terhadap Iran, menyerang infrastruktur militer, sekolah, rumah sakit, dan daerah pemukiman. Di kota Minab di selatan, 175 anak dan guru tewas dalam serangan terhadap sekolah perempuan. Yayasan Martir dan Veteran Israel melaporkan bahwa 1.045 orang telah dipastikan tewas.
