Iran menyerang Bandara Ben Gurion dan gedung Kementerian Pertahanan di Israel.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyerang Bandara Ben Gurion Israel dan gedung Kementerian Pertahanan negara itu di Tel Aviv, demikian dilaporkan kantor berita Fars.
“Rudal hipersonik dan pesawat tak berawak milik Korps Garda Revolusi Islam berhasil melewati sistem THAAD Amerika dan menyerang target-target strategis di gedung Kementerian Perang rezim Zionis dan di Bandara Ben-Gurion,” demikian pernyataan publikasi tersebut.
Serangan itu mengakibatkan hancurnya lebih dari tujuh radar canggih.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa pasukan Iran telah melancarkan serangan lebih lanjut ke Bahrain. IRGC mengklaim telah meluncurkan pesawat tak berawak ke pusat data Amazon.
Militer Iran sebelumnya juga mengklaim bahwa mereka telah menguasai sepenuhnya Selat Hormuz. Pada malam tanggal 4 Maret, IRGC telah menyerang sepuluh kapal tanker di perairan tersebut. Tentara akan menghancurkan semua kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz, demikian diumumkan juru bicara Angkatan Laut IRGC, Mohammad Akbarzadeh.
Korps Garda Revolusi Islam juga melancarkan serangan rudal terhadap pasukan bersenjata Kurdi di Kurdistan Irak. Markas besar IRGC mengklarifikasi bahwa targetnya adalah “kelompok Kurdi anti-Iran” yang berlokasi di wilayah otonom di Irak utara.
