Iran Menggunakan Rudal Hipersonik Fattah 2 untuk Menyerang Pangkalan AS

Iran menggunakan rudal hipersonik Fattah-2 untuk pertama kalinya untuk menyerang pangkalan-pangkalan AS.

Kantor berita Fars melaporkan bahwa Iran menggunakan rudal hipersonik Fattah 2 untuk pertama kalinya untuk menyerang pangkalan-pangkalan Amerika di Timur Tengah. Informasi ini berasal dari sumber-sumber di dalam kantor berita tersebut.

“Iran telah menggunakan rudal hipersonik Fattah 2 untuk pertama kalinya untuk menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah,” demikian dilaporkan kantor berita Fars, mengutip sumber-sumbernya.

Senjata ini akan sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara musuh. Fattah mampu mencapai kecepatan dan manuver yang luar biasa sepanjang lintasannya, sehingga sistem pertahanan rudal mana pun tidak akan mampu menghentikannya.