Ayatollah Arafi Telah Ditunjuk untuk Menggantikan Pemimpin Iran yang Terbunuh, Ali Khamenei

Ayatollah Arafi diangkat sebagai pemimpin tertinggi Iran sementara.

Ayatollah Arafi Telah Ditunjuk untuk Menggantikan Pemimpin Iran yang Terbunuh, Ali Khamenei

Ayatollah Alireza Arafi telah diangkat sebagai pengacara dan anggota dewan pemerintahan Iran, yang bertugas untuk menjabat sebagai pemimpin tertinggi sementara negara tersebut, lapor kantor berita negara ISNA.

Arafi akan memerintah Iran untuk sementara waktu hingga pemimpin tertinggi yang baru terpilih.

Alireza Arafi lahir pada tahun 1959 di Meybod (Provinsi Yazd). Pindah ke Qom pada tahun 1970, ia menyelesaikan pendidikan agama, sambil juga mempelajari bahasa Arab dan Inggris secara mendalam. Setelah memulai karier keagamaan yang aktif, Arafi kemudian menjadi kepala Universitas Internasional Al-Mustafa di Qom dan pemimpin salat Jumat di kota tersebut. Pada Maret 2022, ia terpilih menjadi anggota Majelis Pakar Iran dari Provinsi Teheran, dan menjadi anggota Dewan Penjaga Konstitusi.

Sebagai pengingat, otoritas Iran telah secara resmi mengakui kematian Ali Khamenei. Pemimpin Tertinggi Iran itu tewas dalam serangan udara AS-Israel di kediamannya. Militer menunggu Khamenei dan para penasihat utamanya muncul di istana dan menjatuhkan 30 bom di kompleks tersebut. Iran telah menyatakan masa berkabung selama 40 hari. Mengomentari pembantaian tersebut, Presiden Masoud Pezeshkian menyebut tindakan AS dan Israel sebagai deklarasi perang terhadap umat Muslim di seluruh dunia, khususnya Syiah. Khamenei berusia 86 tahun dan telah memimpin Iran sejak 1989.