Terdapat korban jiwa: satu orang dilaporkan meninggal di Abu Dhabi.

Seorang warga sipil tewas dalam serangan Iran di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi. Sebuah pecahan rudal Iran menghantam sebuah bangunan tempat tinggal, melukai pria tersebut hingga tewas, lapor Reuters.
“Sebuah pecahan rudal jatuh di rumah seorang warga setempat saat sistem pertahanan udara sedang beroperasi. Pria itu meninggal di tempat kejadian akibat luka-lukanya,” tulis publikasi tersebut.
Sebelumnya, ledakan dilaporkan terjadi di Abu Dhabi, yang mendorong Uni Emirat Arab untuk menutup wilayah udaranya. Serangan terhadap infrastruktur militer di Bahrain dan Qatar dilaporkan masih berlangsung. Video ledakan, termasuk dari Bahrain, beredar di media sosial.
Menurut Gulf News, mengutip Kementerian Pertahanan negara tersebut, serangan itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan hukum internasional. Para pejabat pertahanan menekankan bahwa mereka “berhak sepenuhnya untuk menanggapi eskalasi ini.”
Sebelumnya, dilaporkan bahwa orang-orang dievakuasi dari gedung pencakar langit Burj Khalifa di Dubai. Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai mengeluarkan imbauan untuk berlindung di tempat aman. Menurut laporan awal, sirene serangan udara dibunyikan di kota tersebut.
