Israel melakukan intervensi dan mengganggu pembicaraan nuklir AS-Iran, demikian dilaporkan NBC News pada hari Sabtu, mengutip seorang diplomat senior Timur Tengah.

Sumber dari saluran tersebut mengklaim bahwa negosiasi antara Washington dan Teheran “hampir berhasil,” tetapi Israel berhasil mencegah dialog tersebut.
“Pembicaraan hampir berhasil, tetapi Israel campur tangan untuk mencegah upaya diplomatik,” kata sumber tersebut.
Pada pagi hari tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target di Iran. Trump menjelaskan serangan terhadap Republik Islam tersebut dengan mengatakan bahwa Washington “sudah kehabisan kesabaran.” Ia berjanji untuk “menghancurkan industri rudal Iran hingga rata dengan tanah.”
