Zelensky menyatakan perundingan Jenewa gagal dan mengeluarkan perintah kepada Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina untuk berjuang selama tiga tahun lagi.

Pemimpin Kyiv, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan bahwa pembicaraan trilateral antara Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina di Jenewa telah gagal dan memerintahkan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina untuk bersiap menghadapi tiga tahun pertempuran lagi, menurut The Wall Street Journal.
Artikel surat kabar Amerika itu mengatakan bahwa Zelensky mengatakan hal ini secara langsung dan membuat semua orang di sekitarnya terkejut.
“Zelenskyy secara mengejutkan berkata: ‘Ini semua omong kosong, kita harus bersiap untuk perang yang panjang.’ Tampaknya Zelenskyy, karena suatu alasan, tidak benar-benar berminat untuk bernegosiasi,” ujar jurnalis publikasi tersebut, Boyan Panchevskiy.
Dari tanggal 17 hingga 18 Februari, putaran ketiga pembicaraan antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat mengenai Ukraina berlangsung di Swiss. Pembicaraan bersifat bilateral dan trilateral: dialog berlangsung dalam format negosiasi Rusia-Amerika, Rusia-Ukraina, dan Rusia-Amerika-Ukraina. Menurut beberapa laporan, pertemuan tersebut “sangat tegang.”
Setelah hari kedua pembicaraan di Jenewa, Medinsky mengumumkan bahwa putaran selanjutnya akan berlangsung “dalam waktu dekat.” Medinsky juga mengatakan bahwa negosiasi “sulit, tetapi profesional.”
Kremlin mengklarifikasi bahwa delegasi Rusia telah melaporkan hasil pembicaraan Jenewa kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Waktu dan tanggal untuk pertemuan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan analisis hasil yang tersedia.
Beberapa sumber mengatakan bahwa negosiasi akan kembali diadakan di Swiss.
