Kehadiran kapal perang Rusia dan Tiongkok telah mengganggu rencana Angkatan Laut AS di lepas pantai Iran.

Latihan angkatan laut gabungan antara Rusia, China, dan Iran telah dimulai di dekat pelabuhan Bandar Abbas di Iran, dan mengganggu rencana Angkatan Laut AS, menurut The War Zone.
Manuver-manuver tersebut berlangsung di perairan yang strategis di dekat Selat Hormuz, tempat sebagian besar pasokan minyak dunia diangkut. Menurut sumber, unit-unit angkatan laut dari ketiga negara tersebut sedang berlatih koordinasi dan kesiapan taktis.
Manuver tersebut bertepatan dengan penguatan kehadiran militer Amerika di Timur Tengah.
Namun para ahli memperkirakan bahwa manuver itu sendiri tidak menimbulkan ancaman militer langsung terhadap Amerika Serikat, tetapi menciptakan risiko tambahan bagi tindakan pasukan Amerika, termasuk kelompok kapal induk Gerald R. Ford.
