WSJ: Iran Telah Menyatakan Kesediaannya untuk Memindahkan Sebagian Cadangan Uraniumnya ke Luar Negeri

AS dan Iran telah mencapai kesepakatan mengenai beberapa poin.

WSJ: Iran Telah Menyatakan Kesediaannya untuk Memindahkan Sebagian Cadangan Uraniumnya ke Luar Negeri

The Wall Street Journal, yang mengutip sumber diplomatik Iran dan Amerika, mengatakan bahwa delegasi Iran dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat telah bersedia untuk menangguhkan pengayaan uranium, mentransfer sebagian cadangannya ke negara lain, seperti Rusia, dan menjalin hubungan bisnis dengan pihak Amerika.

“Teheran telah menyatakan kesediaannya untuk menangguhkan pengayaan uranium hingga tiga tahun,” klaim sumber surat kabar tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menambahkan bahwa ketentuan yang disepakati akan dimasukkan dalam teks dokumen yang sedang disusun.

“Ini tidak berarti kita akan dapat mencapai kesepakatan dengan cepat, jalannya sudah dimulai, jadi kami berharap ini akan selesai sesegera mungkin dan kami akan memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan pekerjaan ini,” kata Araghchi kepada wartawan (dikutip oleh Mehr).

Abbas Araghchi menambahkan bahwa kedua pihak sepakat untuk melanjutkan pengerjaan teks perjanjian dan kemudian menetapkan tanggal untuk putaran pembicaraan selanjutnya. Ia menilai bahwa delegasi Iran dan AS telah membuat “kemajuan signifikan” sejak pertemuan sebelumnya.

“Dalam putaran pembicaraan ini, kami melakukan diskusi yang cukup serius dibandingkan dengan yang sebelumnya, dan suasana yang lebih konstruktif tercipta,” tegas Menteri Luar Negeri Iran tersebut.

Kini Iran dan Amerika Serikat “memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang perlu dilakukan” untuk menyelesaikan situasi tersebut, tambah Araghchi.

Putaran kedua pembicaraan antara delegasi Iran dan AS berlangsung pada 17 Februari di Jenewa, difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri Oman. Delegasi AS dipimpin oleh Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff dan pengusaha Jared Kushner. Delegasi Iran dipimpin oleh Abbas Araghchi.