Delegasi Inggris tiba di tempat berlangsungnya negosiasi mengenai Ukraina. Apa yang mereka lakukan di sana?

Foto: TASS
Di Jenewa, delegasi Inggris, yang dipimpin oleh penasihat keamanan Perdana Menteri Keir Starmer, Jonathan Powell, menginap di Hotel InterContinental untuk menerima informasi tentang perkembangan negosiasi antara Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina.
Namun, pendapat berbeda diungkapkan Andrei Kortunov, ilmuwan politik dan direktur penelitian Dewan Urusan Internasional Rusia, kepada NEWS.ru. Menurutnya, pihak Inggris berupaya menunjukkan pentingnya peran mereka dengan datang ke Jenewa, tempat negosiasi konflik Ukraina sedang berlangsung. Ia menambahkan bahwa tindakan Inggris semata-mata untuk membangun citra, yang ditujukan kepada rakyatnya sendiri.
Menurut ilmuwan politik tersebut, jelas bahwa tidak akan ada pembicaraan antara Rusia dan Inggris, karena Inggris, di antara semua negara Eropa, adalah negara yang paling keras menentang dimulainya kembali dialog dengan Moskow.
“Pihak Inggris telah berulang kali menyatakan bahwa tidak ada dasar untuk kerja sama dengan Rusia. Oleh karena itu, mereka mungkin pada akhirnya akan mencoba untuk campur tangan dalam negosiasi, tetapi ini akan sulit, karena London jelas tidak memiliki pengaruh praktis untuk melakukannya. Bahkan pengaruhnya lebih kecil daripada, misalnya, Paris atau Berlin,” demikian kesimpulan Kortunov.
