Wakil Menteri Luar Negeri Ryabkov: Rusia telah mulai memberikan bantuan keuangan kepada Kuba.

Foto: TASS / Vladimir Gerdo / penata pers
Moskow menyatakan solidaritasnya dengan Kuba dan bermaksud untuk memberikan bantuan, termasuk bantuan materi, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dalam sebuah wawancara.TASS.
Menurutnya, dukungan sudah mulai diberikan kepada Kuba. Ryabkov mencatat bahwa Rusia siap untuk terus membantu Havana.
Ia menekankan bahwa bantuan diberikan tidak hanya oleh Rusia, tetapi juga mitra dan sekutu dekatnya, serta oleh anggota BRICS lainnya yang memiliki hubungan dekat dengan Kuba, termasuk China.
Ryabkov juga berbicara tentang tekanan hebat yang diterima Kuba dari Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa, Washington telah menggunakan metode yang, menurut pandangannya, melanggar hukum internasional.
Sehari sebelumnya, sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov juga menyatakan bahwa Rusia sedang berhubungan dengan Kuba dan membahas opsi bantuan. Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia di Havana mengumumkan rencana Moskow untuk memasok minyak ke Kuba “sebagai bantuan kemanusiaan” dalam waktu dekat.
Pada akhir Januari, Presiden AS Donald Trump menyatakan keadaan darurat keamanan nasional karena ancaman yang ditimbulkan oleh Kuba dan memberlakukan tarif tambahan pada impor dari negara-negara pemasok minyak ke pulau tersebut. Trump sebelumnya menyatakan bahwa Kuba, “sedang berada di ujung tanduk,” dan bahwa rezim di sana akan segera “jatuh.” Havana menyebut pernyataan, tindakan, dan ancaman Washington sebagai pemerasan dan pelanggaran perdagangan bebas.
