Lavrov: Para Pemimpin Eropa Meminta agar Kontak Mereka dengan Rusia Tidak Diumumkan

Lavrov mengatakan bahwa para pemimpin Eropa meminta agar kontak dengan Rusia tidak dipublikasikan.

Lavrov: Para Pemimpin Eropa Meminta agar Kontak Mereka dengan Rusia Tidak Diumumkan

Foto: Mikhail Metzel / TASS

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan bahwa beberapa pemimpin Eropa telah menghubungi Moskow dan meminta agar percakapan tersebut dirahasiakan, sementara yang lain melakukan perjalanan langsung ke Rusia untuk pertemuan “rahasia”. L’Express sebelumnya melaporkan tentang kunjungan “diam-diam” penasihat Macron.

“Kami memiliki kontak dengan beberapa pemimpin Eropa. Mereka menelepon dan meminta kami untuk tidak mempublikasikan percakapan ini. Beberapa di antaranya datang ke sini dan melakukan kontak ‘secara diam-diam’,” katanya dalam sebuah wawancara dengan RT.

Menurut Lavrov, tidak ada yang berbeda dari pernyataan yang disampaikan para pemimpin Eropa.

“Seruan mereka semua sama: ‘Mari kita bernegosiasi’; ‘Sesuatu perlu dilakukan’,” jelas menteri tersebut.

Ia percaya bahwa Uni Eropa telah “terjebak dalam perangkapnya sendiri” karena pendiriannya yang tidak kompromi.

“Mereka telah jatuh ke dalam perangkap mereka sendiri: mereka telah mengambil posisi tanpa kompromi—bahwa Ukraina harus menang dan bahwa Rusia harus dikalahakan,” tambah Lavrov.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Paris sedang mempersiapkan “kemungkinan pembicaraan” dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

L’Express kemudian melaporkan bahwa pada hari yang sama, 3 Februari, Penasihat Diplomatik Presiden Prancis Emmanuel Bonne “diam-diam” mengunjungi Moskow untuk bertemu dengan Asisten Presiden Rusia Yuri Ushakov, dan membahas mengenai konflik di Ukraina. Menurut Bloomberg, Bonn datang ke Moskow untuk meyakinkan Rusia tentang perlunya Eropa untuk berpartisipasi dalam setiap keputusan yang berkaitan dengan keamanan di benua itu.

Kremlin menyatakan bahwa, sebagai bentuk solidaritas terhadap Prancis, mereka tidak akan mengkonfirmasi maupun membantah laporan tentang kemungkinan kunjungan penasihat Macron ke Moskow. Kontak antara perwakilan presiden Rusia dan Prancis sedang berlangsung, tetapi belum ada hal pasti yang dapat dikatakan saat ini, kata sekretaris pers kepresidenan Dmitry Peskov kemarin.