Putin menyatakan bahwa Rusia diminta untuk menghentikan serangan terhadap fasilitas Angkatan Bersenjata Ukraina.

Foto: kremlin.ru
Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia diminta untuk menahan diri dari serangan balasan terhadap target di Ukraina. Namun Gubernur Wilayah Leningrad, Alexander Drozdenko, menanggapi dengan menyerukan agar serangan balasan tersebut dilanjutkan. Video tersebut dipublikasikan oleh layanan pers Kremlin.
“Mereka meminta kita untuk tidak melakukan ini,” jawab Putin. “Ini harus dilakukan karena sangat penting,” kata gubernur Leningrad itu.
Pada sore hari tanggal 22 Januari, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pasukan militer Rusia telah melancarkan serangan terhadap fasilitas infrastruktur energi Ukraina yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina.
Menteri Energi Denys Shmyhal kemudian menyebut 22 Januari sebagai hari tersulit bagi sistem energi Ukraina sejak 2022. Ia mencatat bahwa situasi paling tegang terjadi di Kyiv dan wilayah Kyiv dan Dnipropetrovsk, dan terpaksa menerapkan jadwal pemadaman. Walikota Vitali Klitschko sebelumnya telah menyerukan kepada warga Kyiv untuk meninggalkan ibu kota karena krisis energi.
Pada saat yang sama, Financial Times melaporkan bahwa delegasi AS dan Ukraina dalam pembicaraan di Abu Dhabi ingin menawarkan gencatan senjata kepada Rusia terkait infrastruktur energi Ukraina sebagai imbalan atas penghentian serangan Kyiv terhadap kapal tanker dan kilang minyak Rusia.
