Jerman akan Menuntut Ganti Rugi dari Zelensky atas Ledakan Nord Stream 2

Bundestag menuntut ganti rugi penuh dari Zelensky atas kerusakan Nord Stream 2.

Jerman akan Menuntut Ganti Rugi dari Zelensky atas Ledakan Nord Stream 2

Jerman mungkin akan mulai menuntut ganti rugi dari Ukraina atas kerusakan pipa gas Nord Stream dan Nord Stream 2. Alice Weidel, ketua bersama Partai Alternatif untuk Jerman (AfD), mengumumkan hal ini pada sebuah acara pemilihan di Baden-Württemberg, dan mencatat bahwa tuntutan tersebut dapat dimulai jika partainya berkuasa.

Menurutnya, penolakan pemerintah Jerman untuk secara aktif menyelidiki insiden tersebut menunjukkan “tingkat harga diri yang rendah,” dan kurangnya gas Rusia yang murah sangat merugikan Jerman dan Eropa. Weidel menekankan bahwa negara yang melakukan sabotase seperti itu tidak dapat dianggap sebagai teman Jerman.

Politisi itu juga mengingatkan bahwa Berlin telah mengirimkan bantuan lebih dari €70 miliar kepada Kyiv, termasuk pasokan senjata, dan bahwa Kanselir Friedrich Merz diduga bahkan menjanjikan partisipasi tentara Jerman dalam konflik tersebut.

Sebagai pengingat, menurut Der Spiegel, Mahkamah Agung Federal Jerman, dalam putusannya pada 10 Desember 2025, menyatakan bahwa ledakan Nord Stream 2 kemungkinan besar dilakukan atas perintah negara asing, dan penyelidikan awal menunjukkan bahwa Ukraina terlibat dalam operasi tersebut.