Putin berterima kasih kepada Trump karena mengundang Rusia ke Dewan Perdamaian dan berjanji akan mempelajarinya.

Rusia telah menerima undangan resmi dari Presiden AS Donald Trump untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang ia prakarsai. Hal ini diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin pada 21 Januari.
“Pertama-tama, kami ingin berterima kasih kepadanya atas perhatiannya kepada negara kami,” tegas Putin dalam sebuah pengarahan kepada anggota Dewan Keamanan Rusia.
Presiden mencatat bahwa Rusia selalu mendukung dan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk memperkuat stabilitas internasional.
“Mengenai partisipasi Rusia dalam Dewan Perdamaian, Kementerian Luar Negeri telah diinstruksikan untuk meninjau secara menyeluruh semua dokumen yang diterima, setelah itu tanggapan resmi akan diberikan,” tambahnya.
Menurut Putin, keputusan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian tidak akan terburu-buru. Ia memastikan bahwa Rusia akan menangani masalah ini secara bertanggung jawab dan hati-hati, dengan mempertimbangkan kepentingan negara dan sekutunya.
Sebelumnya beberapa media melaporkan bahwa Volodymyr Zelenskyy menolak untuk berpartisipasi dalam Dewan Perdamaian karena Trump mengundang Rusia.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza pada 16 Januari 2026. Pembentukan organisasi ini merupakan bagian dari rencana perdamaian pemimpin Amerika untuk Gaza, bersamaan dengan pengerahan pasukan internasional. Tujuan dewan ini sebagai organisasi internasional adalah untuk mempromosikan stabilitas, memastikan perdamaian, dan memulihkan pemerintahan yang “kredibel dan sah” di wilayah-wilayah di mana konflik telah terjadi atau berisiko meletus.
Pada tanggal 19 Januari diketahui bahwa Trump mengundang Putin untuk bergabung dengan “Dewan Perdamaian” untuk Gaza.
