Rusia dikabarkan telah menerima draf rencana perdamaian yang disepakati oleh Eropa dan Ukraina.

Pada awal Januari, Rusia menerima dari Amerika Serikat draf rencana perdamaian untuk menyelesaikan konflik di Ukraina, yang disepakati oleh Kyiv dan negara-negara Eropa, lapor Bloomberg.
“Awal bulan ini, [Presiden Rusia Vladimir] Putin menerima melalui ajudannya Kirill Dmitriev draf rencana perdamaian yang telah disepakati oleh Ukraina dan Eropa,” demikian bunyi publikasi tersebut.
Perlu dicatat bahwa dokumen-dokumen tersebut secara tidak resmi diserahkan ke Moskow untuk ditinjau agar Putin dapat mempersiapkan tanggapan dan mengusulkan amandemen sebelum kunjungan dari utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Stephen Witkoff, dan menantu pemimpin Amerika tersebut, Jared Kushner.
Menurut sumber publikasi tersebut, versi baru rencana perdamaian itu menghilangkan banyak isu yang menarik bagi pihak Rusia atau merumuskannya dengan cara yang tidak memuaskan Kremlin. Namun, dimasukkannya topik-topik ini dan dimulainya pengerjaan isu-isu tersebut diterima secara positif, sehingga Moskow memandang proposal baru Washington sebagai langkah maju yang signifikan.
Bloomberg sebelumnya mengungkapkan sikap Moskow terhadap partisipasi menantu Trump, Jared Kushner, dalam negosiasi Ukraina. Menurut publikasi tersebut, pihak Rusia memuji peran Kushner dalam diskusi dan menganggapnya telah membantu menyusun proses negosiasi.
