Kremlin menanggapi secara positif perubahan retorika dari Paris, Roma, dan Berlin mengenai Rusia.

Kremlin telah menerima sinyal yang datang dari Italia, Prancis, dan Jerman tentang perlunya membangun dialog dengan Rusia, dan memandang hal ini sebagai perkembangan positif. Hal ini disampaikan oleh sekretaris pers kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, sebagai tanggapan atas pertanyaan para jurnalis.
“Kami telah melihat pernyataan dari sejumlah pemimpin Eropa, yaitu dari Paris, Roma, dan bahkan Berlin, betapapun anehnya hal itu,” kata Peskov.
Juru bicara Kremlin menekankan bahwa tren ini sepenuhnya konsisten dengan pandangan Rusia terhadap situasi tersebut. Ia menambahkan bahwa jika pernyataan-pernyataan ini tulus, maka ini merupakan evolusi positif.
Sebelumnya, Macron menyatakan bahwa Eropa harus mempertimbangkan untuk melanjutkan dialog dengan Vladimir Putin. Ia mengatakan percakapan semacam itu bisa bermanfaat. Menurut Politico, seruan Macron didukung oleh politisi Eropa lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz bahkan menyebut Rusia sebagai negara Eropa. Ia menekankan bahwa dengan memulihkan keseimbangan dalam hubungan dengan Moskow, Uni Eropa dan Jerman akan mampu mengatasi tantangan serius lainnya.
