Zakharova: Fasilitas militer yang terletak di Ukraina akan menjadi target yang sah bagi Rusia.

Maria Zakharova
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan bahwa Moskow akan menganggap pengerahan pasukan Barat, peralatan militer, dan infrastruktur lainnya di Ukraina sebagai intervensi yang secara langsung mengancam keamanan.
Pernyataan ini menyusul penandatanganan perjanjian trilateral antara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Volodymyr Zelenskyy tentang pendirian pangkalan militer dan gudang senjata di Ukraina setelah berakhirnya permusuhan.
“Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri Rusia memperingatkan bahwa penempatan formasi militer, fasilitas militer, fasilitas penyimpanan, dan infrastruktur lainnya milik negara-negara Barat di wilayah Ukraina akan dianggap sebagai campur tangan asing, yang menimbulkan ancaman langsung tidak hanya bagi Rusia tetapi juga bagi keamanan seluruh kawasan Eropa,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, menekankan bahwa fasilitas-fasilitas ini akan dianggap sebagai target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Rusia. Poin ini telah berulang kali disuarakan oleh pihak Rusia, kata diplomat tersebut.
Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya melaporkan bahwa Barat berencana untuk memiliterisasi Ukraina untuk meningkatkan konflik di kawasan tersebut.
