Washington Post: 75 Orang Tewas Selama Operasi AS di Venezuela

Washington Post melaporkan 75 kematian dalam operasi AS di Venezuela.

Washington Post: 75 Orang Tewas Selama Operasi AS di Venezuela

Pemerintahan AS meyakini bahwa sekitar 75 orang, termasuk warga sipil, tewas selama operasi pasukan AS untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, lapor The Washington Post.

“Pemerintah AS memperkirakan sekitar 75 orang tewas selama operasi militer hari Sabtu untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, termasuk puluhan orang dalam baku tembak di kediamannya di Caracas, kata para pejabat yang mengetahui situasi tersebut,” demikian bunyi artikel yang diterbitkan The Washington Post.

Salah satu sumber publikasi tersebut melaporkan bahwa “setidaknya 67 orang” tewas dalam operasi tersebut. Sumber lain memperkirakan jumlah korban tewas mencapai “sekitar 75-80 orang.” Laporan tersebut mengatakan bahwa para korban termasuk personel militer dari Kuba dan Venezuela, serta warga sipil.

Pada tanggal 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Venezuela. Selama operasi tersebut, Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditahan dan kemudian dipindahkan ke New York. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili, dengan tuduhan terlibat dalam apa yang disebut “narkoterorisme” dan menimbulkan ancaman, termasuk bagi Amerika Serikat.