Koalisi Negara-negara yang Bersedia Telah Menandatangani Dokumen tentang Pengerahan Pasukan di Ukraina

Starmer mengatakan bahwa koalisi negara-negara yang bersedia telah menyetujui dokumen tentang Pengerahan Pasukan di Ukraina.

Koalisi Negara-negara yang Bersedia Telah Menandatangani Dokumen tentang Pengerahan Pasukan di Ukraina

Foto: AP

Pada hari Selasa, 6 Januari, anggota “koalisi negara-negara yang bersedia” bertemu di Paris. Perwakilan dari Amerika Serikat juga berpartisipasi dalam pertemuan puncak tersebut. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa para pemimpin “koalisi negara-negara yang bersedia” telah menandatangani dokumen tentang pengerahan pasukan di Ukraina setelah konflik berakhir. Ia menyampaikan pengumuman ini dalam konferensi pers.

Perdana Menteri Inggris menekankan bahwa London dan Paris sepakat untuk mendirikan pangkalan militer di seluruh Ukraina jika perdamaian tercapai. Lebih lanjut, pihak Eropa bermaksud untuk berpartisipasi dalam memantau gencatan senjata.

“Hal ini membuka jalan bagi terciptanya kerangka hukum di mana angkatan bersenjata Inggris, Prancis, dan para mitranya dapat beroperasi di wilayah Ukraina, memastikan keamanan wilayah udara dan laut Ukraina, serta membangun kembali angkatan bersenjata negara tersebut,” tegas Keir Starmer.

Seperti yang telah berulang kali dinyatakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, kehadiran pasukan asing di Ukraina dan pasokan senjata tidak akan mengubah apa pun di medan perang dan Moskow menentang langkah tersebut.