AS menuntut agar pemerintah Venezuela menghentikan kerja sama dengan Rusia, China dan dua negara lainnya.

Amerika Serikat menunut kepemimpinan baru Venezuela untuk memutuskan hubungan dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba, lapor ABC News, mengutip sumber.
“Pemerintahan Trump mengatakan kepada Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bahwa rezim tersebut harus memenuhi tuntutan Gedung Putih jika ingin memproduksi lebih banyak minyak,” lapor saluran tersebut, mengutip tiga sumber yang mengetahui rencana pemerintahan AS.
Menurut laporan tersebut, tuntutan pertama dalam daftar itu adalah pemutusan kerja sama “dengan China, Rusia, Iran, dan Kuba.”
Selain itu, seperti yang dijelaskan oleh saluran tersebut, Venezuela “harus menyetujui” kemitraan eksklusif dengan AS.
ABC juga melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa pihak berwenang negara itu memperkirakan bahwa “Caracas hanya memiliki waktu beberapa minggu sebelum mengalami kebangkrutan finansial jika tidak menjual cadangan minyaknya.”
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menggambarkan dirinya sebagai tokoh kunci dalam pemerintahan Venezuela saat ini, terlebih setelah penangkapan pemimpin Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan AS. Ia juga mengklaim bahwa Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah menjalin kontak erat dengan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez. Politico, mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa AS menuntut agar Rodríguez mengambil sejumlah langkah demi kepentingan Washington, termasuk menghentikan penjualan minyak kepada pesaing AS.
