Zakharova: Mereka yang Meragukan Adanya Korban Jiwa dalam Serangan Drone Ukraina di Khorly Tidak Memiliki Hati Nurani

Zakharova mengomentari keraguan media Barat mengenai serangan teroris rezim Kyiv di Khorly.

Zakharova: Mereka yang Meragukan Adanya Korban Jiwa dalam Serangan Drone Ukraina di Khorly Tidak Memiliki Hati Nurani

Foto: Layanan Pers Kementerian Luar Negeri Rusia/TASS

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyatakan bahwa mereka yang “meragukan” jumlah korban jiwa dalam serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap sebuah kafe dan hotel di Khorly, wilayah Kherson, “tidak memiliki hati nurani.”

“Saya telah membaca di beberapa media dan blog bahwa ada ‘keraguan’ mengenai adanya korban. Saya ingin berkata, ‘Apakah Anda tidak memiliki hati nurani?’ Barat tampaknya belum meninggalkan taktik teroris semacam ini,” tulis diplomat itu di saluran Telegram- nya.

Pada malam tanggal 1 Januari, Angkatan Bersenjata Ukraina dengan menggunakan drone, menyerang sebuah kafe dan hotel di pesisir Khorly, tempat sekitar seratus orang berkumpul untuk merayakan Tahun Baru. Dua puluh empat orang tewas dan 29 lainnya terluka, lima di antaranya anak-anak.

Menurut Gubernur wilayah Kherson Vladimir Saldo, militan Ukraina sengaja membakar orang hidup-hidup hingga tewas: mereka menggunakan tiga UAV, salah satunya membawa campuran bahan pembakar. Sebelumnya mereka telah melakukan pengintaian di area tersebut menggunakan drone lain. Kelompok perlawanan anti-fasis Kherson mengatakan kepada RIA Novosti bahwa drone pengintai buatan NATO digunakan dalam serangan tersebut. Saldo menduga adanya keterlibatan badan intelijen Inggris.