UEA Mengutuk Serangan Ukraina terhadap Kediaman Putin

UEA mengutuk upaya serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap kediaman Putin di wilayah Novgorod.

UEA Mengutuk Serangan Ukraina terhadap Kediaman Putin

Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk keras serangan Ukraina menggunakan pesawat tak berawak (UAV) terhadap kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di wilayah Novgorod pada malam 29 Desember, dan menyebutnya sebagai “tindakan tercela.” Demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri UEA.

“Uni Emirat Arab mengutuk keras serangan terhadap kediaman Yang Mulia Vladimir Putin, Presiden Federasi Rusia, dan menyatakan kecaman terhadap tindakan keji ini serta ancaman yang ditimbulkannya terhadap keamanan dan stabilitas,” demikian pernyataan kementerian tersebut.

Kementerian Luar Negeri negara tersebut “menegaskan kembali solidaritas UEA terhadap Presiden Federasi Rusia, dan menolak segala bentuk kekerasan yang bertujuan untuk merusak keamanan dan stabilitas.”

Pada Senin pagi, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan bahwa rezim Kyiv melancarkan serangan teroris terhadap kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod pada malam 29 Desember menggunakan 91 pesawat nirawak (UAV). Semua UAV berhasil dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara, dan tidak ada laporan korban jiwa.

Menurut Lavrov, Rusia tidak berniat menarik diri dari negosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, ia mencatat bahwa Rusia akan meninjau kembali posisinya.