Aleksandar Vučić: Protes Oposisi di Serbia Gagal

Aleksandar Vučić menyebut protes oposisi di Serbia sebagai sebuah kegagalan.

Aleksandar Vučić: Protes Oposisi di Serbia Gagal

Foto: EPA / ANDREJ CUKIC

Pada tanggal 28 Desember, Presiden Serbia Aleksandar Vučić mengumumkan kegagalan oposisi dalam mengumpulkan tanda tangan untuk pemilihan parlemen dini. Vučić menyatakan hal ini di saluran televisi Pink.

“Di Niš mereka percaya diri bahwa mereka akan mendapatkan 17.000 tanda tangan, tetapi mereka bahkan belum mengumpulkan 1.500 tanda tangan. Di Kragujevac, target mereka 9.800, tetapi mereka bahkan belum mengumpulkan 750 tanda tangan. Itulah angka nyata yang ada saat ini. Apakah mereka pikir mereka bisa mengalahkan seseorang dengan cara itu,” kata Vučić.

Presiden juga mengumumkan pembongkaran perkemahan tenda pendukungnya di alun-alun di depan gedung parlemen. Ia menilai bahwa penghuni perkemahan, yang telah berada di sana sejak awal Maret, telah menunjukkan “keberanian luar biasa” dalam membela kepentingan negara. Vučić menyatakan keyakinannya bahwa lawan-lawan yang berencana merebut kekuasaan dengan kekerasan telah kehilangan kesempatan mereka dan tidak akan lagi mampu mengancam keamanan.

“Beograd dan Serbia kini telah sepenuhnya kembali normal, meskipun beberapa orang tidak menginginkannya,” tegas pemimpin Serbia itu.

Pada tanggal 28 Desember, para mahasiswa yang berdemo di Serbia berupaya mengumpulkan tanda tangan untuk pemilihan parlemen dini. Penyelenggara melaporkan bahwa protes tersebut berlangsung di 113 lokasi. Gerakan mahasiswa tersebut menyatakan niatnya untuk membentuk daftar pemilih sendiri untuk pemilihan mendatang, yang akan mencakup anggota masyarakat dan para ahli yang sebelumnya belum pernah memegang posisi kepemimpinan di partai pemerintah maupun oposisi.