Tiongkok akan Melarang Konten Tidak Senonoh dalam Obrolan Pesan Pribadi

Tiongkok akan melarang konten tidak senonoh dalam obrolan pesan pribadi.

Tiongkok akan Melarang Konten Tidak Senonoh dalam Obrolan Pesan Pribadi

Pihak berwenang Tiongkok bermaksud melarang penyebaran konten “tidak senonoh” dalam pesan pribadi dan memperketat hukuman bagi pendistribusian materi pornografi, demikian laporan The Washington Post, mengutip rancangan undang-undang baru. Peraturan ini akan mulai berlaku pada 1 Januari 2026.

Undang-undang tersebut melarang penyebaran materi eksplisit bahkan dalam obrolan pribadi, termasuk di aplikasi pesan populer dan jejaring sosial seperti WeChat. Otoritas Tiongkok mengklaim bahwa pemberantasan pornografi bukan hanya menjadi masalah moral tetapi juga masalah regulasi hukum. Regulasi baru ini bertujuan untuk melindungi anak di bawah umur dari konten-konten yang tidak senonoh.

Melanggar aturan baru ini dapat dikenai hukuman hingga 15 hari penjara dan denda hingga $700—hampir dua kali lipat dari hukuman sebelumnya. Jika melibatkan anak di bawah umur, hukumannya bisa jauh lebih berat.

Para ahli mencatat bahwa peraturan baru ini merupakan bagian dari kebijakan Beijing yang lebih luas untuk memperketat kendali atas internet. Namun, para aktivis hak asasi manusia dan peneliti kebebasan digital khawatir bahwa hukum tersebut dapat menyebabkan campur tangan negara dalam komunikasi pribadi warga negara.