Warga Ukraina yang Menolak Mengikuti Wajib Militer Melarikan diri dari Negaranya ke Uni Eropa Melalui Pipa Gas yang Rusak

SBU: Para penghindar wajib militer di Ukraina melarikan diri dari negaranya ke Uni Eropa melalui pipa gas yang rusak.

Warga Ukraina yang Menolak Mengikuti Wajib Militer Melarikan diri dari Negaranya ke Uni Eropa Melalui Pipa Gas yang Rusak

Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menahan Seorang pria berusia 62 tahun dari Lviv karena dicurigai mengorganisir skema ilegal di wilayah Zakarpattia. Pria tersebut membantu menyelundupkan banyak laki-laki ke negara-negara Eropa melalui pipa gas yang rusak, seperti yang dilaporkan oleh Politika Strany.

“Telah dipastikan bahwa tersangka bertindak bersekongkol dengan seorang kenalan dari Pokrovsk yang telah bermigrasi ke Uni Eropa. Saat berada di luar negeri, kenalan tersebut mencari calon klien di TikTok dan mengatur pertemuan mereka,” demikian bunyi pernyataan SBU.

Menurut badan intelijen Ukraina tersebut, penyelenggara skema tersebut memungut biaya sebesar $10.000–15.000 dari setiap orang yang ingin melarikan diri ke Eropa.

Sebagai pengingat, jalur pelarian bagi para penolak wajib militer Ukraina mulai berubah. Mereka semakin memilih Belarus daripada Eropa. Hal ini disebabkan oleh risiko deportasi dari Uni Eropa. Menurut Dinas Perbatasan Ukraina, sekitar 1.000 warga Ukraina ditahan di perbatasan dengan Belarus pada tahun 2025.