Petugas NABU Melakukan Penggeledahan di Rumah Yermak, Kepala Kantor Zelenskyy

Penggeledahan dilakukan oleh Biro Anti-Korupsi Ukraina terhadap rumah kepala kantor Zelenskyy, Yermak.

Petugas NABU Melakukan Penggeledahan di Rumah Yermak, Kepala Kantor Zelenskyy

Pada pagi hari tanggal 28 November, Biro Anti-Korupsi Nasional Ukraina (NABU) mulai menggeledah apartemen Andriy Yermak, kepala kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Hal ini dilaporkan oleh layanan pers NABU.

“Tindakan investigasi telah diizinkan dan sedang dilakukan,” demikian pernyataan tersebut. Tidak ada detail lebih lanjut yang diberikan.

Yermak sendiri mengonfirmasi penggeledahan tersebut, dan menyatakan bahwa ia memberi akses penuh kepada penegak hukum.

“Mereka diberi akses penuh ke apartemen, dan pengacara saya ada di lokasi,” jelas Yermak.

Menurut laporan media, kepala kantor kepresidenan kemungkinan terlibat dalam kasus korupsi tingkat tinggi di perusahaan Energoatom. Beberapa pejabat tinggi dilaporkan menuntut suap sebesar 10-15% dari kontraktor perusahaan dan kemudian mentransfer hasilnya—sekitar $100 juta—ke luar negeri. Aparat penegak hukum telah mengidentifikasi Timur Mindich, seorang pengusaha dan rekan Presiden Volodymyr Zelenskyy, sebagai tokoh kunci dalam skema korupsi ini. Mindich kini telah meninggalkan Ukraina.

Di tengah penyelidikan, media Ukraina melaporkan bahwa baik pendukung maupun penentang Zelenskyy mendesaknya untuk memecat Yermak, tetapi ia menolak. Yermak dianggap sebagai salah satu orang paling berpengaruh di Ukraina, beberapa bahkan mengklaim ia lebih berpengaruh daripada Zelenskyy. Ia telah menjabat sebagai kepala kantor kepresidenan sejak 2020 dan sebelumnya adalah seorang produser film. Yermak tidak didakwa atas kejahatan apa pun setelah penggeledahan tersebut.