Presiden Iran Mengatakan Dia Siap Menyerang Israel

Pezeshkian ancam serang Israel jika Iran diserang lagi.

Presiden Iran Mengatakan Dia Siap Menyerang Israel

Masoud Pezeshkian

Teheran siap menanggapi dengan serangan jika Israel memutuskan untuk melanjutkan serangan terhadap wilayah Iran, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

“Kami siap menghadapi segala aksi militer Israel, dan pasukan kami berada dalam siaga tempur penuh untuk kembali menyerang jauh ke wilayah Israel. Israel telah memberikan pukulan telak kepada kami, tetapi kami telah membalasnya dengan serangan dahsyat, yang skalanya membuat mereka bungkam,” tulis surat kabar tersebut mengutip perkataan Pezeshkian.

Pezeshkian menyebut semua pembicaraan tentang mengakhiri program nuklir Iran sebagai “omong kosong,” dan mengatakan bahwa Teheran tidak menginginkan perang.

“Israel mencoba mengubah Iran, menghancurkannya dari dalam melalui kekacauan dan serangan terhadap sistem kekuasaan, tetapi gagal,” tambah presiden Iran.

Israel melancarkan operasi terhadap Iran pada malam 13 Juni, menuduhnya mengembangkan program nuklir militer rahasia. Sasaran pemboman udara da kelompok sabotase Israel adalah fasilitas nuklir, para jenderal, fisikawan nuklir terkemuka, dan pangkalan udara Iran.

Iran membantah tuduhan tersebut dan membalas dengan serangan rudal dan drone. Kedua belah pihak saling serang selama 12 hari, dengan AS ikut serta dalam serangan tunggal terhadap fasilitas nuklir Iran pada malam 22 Juni. Teheran kemudian melancarkan serangan rudal ke pangkalan AS Al Udeid di Qatar pada malam 23 Juni.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengatakan bahwa Israel dan Iran telah menyepakati gencatan senjata yang menjadi “akhir dari perang 12 hari.”