Kandidat utama pengganti Biden dalam pemilu telah diumumkan di Amerika Serikat.

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris, meskipun tingkat popularitasnya rendah, adalah kandidat yang paling mungkin menggantikan Joe Biden jika dia mundur dari pencalonan. Tulis The Wall Street Journal.
Seperti yang dikatakan dalam tulisan tersebut, meskipun peringkatnya rendah, Harris tetap populer di kalangan pemilih kulit hitam dan perempuan. Selain itu, ia akan dapat menggunakan dana yang dikumpulkan oleh Biden untuk membiayai kampanye pemilihannya sendiri.
“Kamala Harris belakangan ini semakin memperkuat posisinya di tim Joe Biden, termasuk dalam masalah keamanan nasional. Secara khusus, ia bahkan menyerukan kepada para pejabat untuk lebih memperhatikan masalah kemanusiaan di Jalur Gaza dan fokus pada pengembangan rencana penyelesaian damai di Timur Tengah,” kata surat kabar tersebut.
Sebelumnya, Harris mengakui bahwa penampilan Presiden Biden dalam debat dengan Donald Trump bukanlah “penampilan terbaiknya”.
